Rabu, 26 Februari 2014

Ini Caraku Mengiklaskan "Kita"

Teruntuk kamu,
seseorang yang pernah menjadi penghuni hati.
Seseorang yang telah mengukir banyak kenangan.
Seseorang yang telah mengajarkanku tentang banyak hal termasuk keikhlasan.
Seseorang yang telah memutar-mutar hati.
Iya kamu, kamu yang sedang membaca ini.

Ini adalah caraku melepas kepergianmu, caraku mengakhiri cerita aku & kamu yang pernah menyatu menjadi kita.Kuharap ini belum terlambat untuk meikrarkan kata "ikhlas" diantara kita. Iya kita, kita adalah kata kenangan antara kamu dan aku yang kini terpisahkan oleh jurang yang dalam. Dan tak ada jembatan diantara kamu dan aku karna kamu telah kehabisan material untuk membangunnya sedang materialku tak cukup banyak untuk mendirikan sebuah jembatan.

Biarlah kita menjadi sebuah kata kenangan kamu dan aku.
Biarlah ikhlas yang hadir kala kamu dan aku tak lagi bersama.
Biarlah ikhlas yang hadir kala kala kamu tak lagi menemani hariku
Biarlah ikhlas yang hadir kala aku telah tergantikan
Biarlah ikhlas yang hadir kala kamu memunggungiku
Biarlah ikhlas yang hadir kala kamu tak lagi mengingatku
Biarlah....


Aku cukup paham disetiap pertemuan pastilah kita akan menjumpai jurang perpisahan
Inilah saatnya, saat dipenghujung pertemuan
Terimakih telah mengajariku banyak hal
Terimakasih pernah berkunjung ke hatiku
Terimakasih telah menjadi bagian dalam hidupku
Terimakasih untuk semua rasa yang pernah kamu beri

Ini bukan kata perpisahan
Hanya saja berpisah dengan perasaan
Membunuh dengan pasti setiap perasaan itu muncul kembali

Bukan!
Bukan untuk mengucap selamat tinggal kepadamu,
hanya saja ingin meninggalkan rasa yang pernah ada
Bukan!
Bukan tak ingin melupakan,
tapi ingin menyimpannya dan membiarkannya usang
Membiarkannya menjadi album kenangan yang akan usang dengan sendirinya.

 
FEBRIYANTI Blogger Template by Ipietoon Blogger Template